Aktualisasi Potensi Diri
Action & Wisdom Motivation Training
1. Personal development,
yaitu aktualisasi diri.
2.
Tahap aktualisasi diri merupakan proses
realisasi potensi diri setelah kita mampu melakukan tindakan-tindakan cepat,
berani ambil risiko, dan mampu mengambil pelajaran atas keberhasilan dan
kegagalan kita.
3.
Dalam proses perwujudan inilah kita
dituntut untuk melakukan segala sesuatunya secara profesional, efektif, dan
efisien. Sebab, ini sangat
berkaitan dengan peluang atau kesempatan yang kita peroleh.
4. Ingat, peluang dan kesempatan tidak datang setiap kali kita
inginkan dan sesering yang kita harapkan. Kesempatan memiliki segi kemanfaatan
yang tinggi di hadapan orang yang mampu memposisikan diri dengan tepat,
bertindak cepat, mau belajar, serta siap mengambil risiko.
5. Kesempatan tidak memiliki nilai apapun di hadapan orang yang
tidak siap menerimanya.
6.
Tahap aktualisasi diri menuntut kemampuan kita untuk
menjalin koneksi atau relasi yang bernilai lebih.
7.
Ada kalanya potensi, kemampuan, ketrampilan, dan nilai
lebih kita, macet gara-gara tidak menemukan saluran aktualisasi yang
sepantasnya.
8.
Relasi dan koneksi kadang bisa berfungsi seperti jalan
dan jembatan menuju ke sasaran yang kita inginkan. Di sinilah arti penting
koneksi atau relasi dengan orang lain, terutama sekali relasi-relasi yang
berkualitas.
9.
Relasi atau koneksi yang berkualitas merupakan daya
ungkit yang bisa dimanfaatkan untuk mendongkrak keberhasilan kita.
10. Berikutnya,
pengembangan diri tidak bisa terlepas dari kekuatan ketahanan mental.
11. Kesuksesan yang tidak
disertai dengan ketahanan mental menjadi kesuksesan yang rapuh fondasinya.
12. Keberhasilan yang
mengabaikan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan adalah keberhasilan yang kering,
tidak bermakna, tidak memuaskan sepenuhnya, dan akhirnya menjadi sesuatu yang
destruktif.
13. Sebab itulah,
ketahanan mental harus kita tempa dan kita tanamkan semenjak kita memulai
setiap perjuangan. Caranya adalah dengan memelihara spirit
sebagai manusia pembelajar yang sejati.
14. Cara lain yang
penting untuk menempa ketahanan mental kita adalah dengan selalu berdoa, selalu
mengucap syukur, dan bermeditasi.
15. Kesuksesan harus
dicapai, diwujudkan, dan diterima dengan doa, rasa syukur, dan pendalaman batin
melalui meditasi. Ini merupakan penyeimbang antara tarikan-tarikan energi
fisik-material dengan energi mental-spiritual. Ketiganya menjadi sebuah
mekanisme pembaharuan diri terus-menerus menuju kepada kedalaman atau
kesejatian diri kita.
Terimakasih untuk artikelnya aktualisasi potensi dir, sangat bermamfaat
BalasHapus